Kenapa Ukuran TV Selalu Disebut Inci? Ini Alasan Aslinya yang Jarang Diketahui

sumber gambar utama: vanit janthra via istockphoto.com
Pernah sadar nggak kalau setiap kali kamu lihat spesifikasi TV, selalu ditulis “43 inci” atau “55 inci”? Padahal di Indonesia kita pakai sistem metrik yang seharusnya sentimeter. Jadi kenapa ukuran TV masih pakai inci, ya?
Jawabannya ternyata bukan sekadar kebiasaan, tapi ada sejarah panjang dan alasan teknis di baliknya.
Asal-usul dari Amerika
Awalnya, industri televisi modern berkembang di Amerika Serikat negara yang pakai sistem imperial. Produsen besar seperti RCA, Zenith, hingga kemudian Sony dan Panasonic, ikut standar itu karena pasar terbesar mereka ada di sana. Akhirnya, satuan inci jadi patokan internasional untuk ukuran layar, sama seperti inch yang dipakai buat ukuran monitor, laptop, sampai smartphone.
Jadi, ketika kamu lihat TV 32 inci, itu sebenarnya ukuran diagonal layarnya jarak dari ujung kiri bawah ke kanan atas. Bukan lebarnya, bukan tingginya.
Lebih simpel dan mudah dipahami
sumber gambar: gorodenkoff via istockphoto.com
Selain faktor sejarah, alasan lain kenapa produsen TV tetap pakai inci adalah karena lebih simpel buat pemasaran global. Misalnya, membandingkan “TV 55 inci” terasa lebih natural dibanding “TV 139,7 cm.” Angka bulat, gampang diingat, dan sudah melekat di benak konsumen.
Kebiasaan ini juga bikin kamu bisa langsung membayangkan ukuran layar tanpa perlu mikir rumus. Semakin besar angka inci-nya, semakin besar bidang pandang yang kamu dapat waktu menonton.
Ukuran inci ke cm biar nggak bingung
Kalau kamu penasaran ukuran aslinya, gampang kok. Cukup kali 2,54 buat ubah inci ke cm. Misalnya:
32 inci = 81,3 cm
43 inci = 109,2 cm
55 inci = 139,7 cm
65 inci = 165,1 cm
Jadi, saat kamu lihat TV 43 inci di toko, bayangkan layar sekitar 1 meter lebih sedikit. Tapi ingat, ukuran ini diagonal bukan panjang lebar fisik keseluruhan TV-nya.
Dulu TV tabung terasa “bohong”
Kalau kamu pernah punya TV tabung jadul, pasti sadar ukuran 21 inci-nya terasa lebih kecil dibanding TV LED modern ukuran sama. Itu karena bagian layar TV tabung nggak sepenuhnya bisa digunakan ada tepi melengkung dan bingkai besar yang memakan ruang tampilan.
Sedangkan TV modern seperti LED, OLED, atau QLED punya layar datar dengan bezel tipis, jadi semua area benar-benar bisa ditonton. Karena itu, TV modern 32 inci sekarang terasa jauh lebih besar dibanding TV tabung 32 inci dulu.
Standar global yang nggak bakal berubah
sumber gambar: milindri via istockphoto.com
Meski dunia sekarang sudah pakai sistem metrik, ukuran TV sepertinya akan tetap pakai inci selamanya. Industri global butuh satu standar biar semua perangkat mudah dibandingkan. Bahkan produk Eropa dan Asia pun tetap mengikuti sistem ini, karena kalau tiba-tiba diganti ke cm, konsumen malah akan bingung.
Jadi, lain kali kamu lihat tulisan “TV 50 inci,” kamu udah tahu: itu ukuran diagonal layar, hasil warisan sejarah dari masa awal industri elektronik, dan kini jadi bahasa universal dunia teknologi.
Kesimpulan
Ukuran TV dalam inci bukan cuma soal kebiasaan, tapi juga soal konsistensi dan kemudahan. Dari sejarah industri elektronik Amerika, kepraktisan pemasaran, sampai kemudahan konsumen memahami ukuran layar semuanya saling terhubung.
Kalau kamu lagi cari TV baru, pastikan pilih ukuran yang sesuai luas ruangan dan jarak pandang.
Lihat koleksi TV terbaru dengan berbagai ukuran dan fitur canggih di sini! Temukan yang pas buat ruang nonton kamu, dari 32 inci sampai 43 inci, semua siap bikin pengalaman nonton makin maksimal.



