Mouse Gaming Wireless Benar-benar Zero Lag? Cek Faktanya!

sumber gambar: Rebekah Yip via unsplash
Perdebatan klasik tak ada habisnya: Mouse Gaming Berkabel (Wired) vs. Nirkabel (Wireless).
Dulu, memilih mouse wireless untuk gaming sama saja bunuh diri. Lag, koneksi putus-putus, dan baterai yang habis di tengah pertempuran adalah mimpi buruk. Namun, teknologi kini bergerak sangat cepat. Mouse gaming nirkabel modern, terutama yang menggunakan koneksi 2.4 GHz proprietary (seperti Lightspeed atau HyperSpeed), telah menjadi senjata andalan banyak pro player.
Lalu, di mana posisi mouse berkabel sekarang?
Bebas Kabel vs. Bebas Cemas
Mouse wireless jelas menawarkan kebebasan tak tertandingi. Tidak ada kabel yang tersangkut di pinggiran mousepad atau monitor, membuat gerakan flick dan swipe lebar terasa super mulus dan tanpa hambatan. Meja jadi lebih rapi (clean setup), dan mouse lebih mudah dibawa ke mana-mana.
Namun, mouse berkabel menawarkan satu hal yang sulit dikalahkan: Jaminan Stabilitas dan Harga Lebih Terjangkau.
-
Stabilitas Mutlak: Mouse berkabel mengambil daya langsung dari komputer. Ini menghilangkan semua potensi masalah yang terkait dengan baterai lemah atau gangguan frekuensi radio di area yang ramai. Koneksi ini bebas latensi (zero delay) yang absolut, memberikan ketenangan pikiran bagi gamer yang mengutamakan performa tanpa kompromi.
-
Harga dan Bobot: Karena tidak perlu menanamkan baterai rechargeable canggih, chipset nirkabel, dan antena, mouse berkabel dengan sensor kelas atas cenderung lebih murah daripada padanan nirkabelnya. Selain itu, bobotnya bisa jadi sangat ringan, bersaing ketat dengan mouse ultralight nirkabel yang harganya selangit.
sumber gambar: Matthias Haltenhof via unsplash
Latensi: Apakah Benar-Benar Beda?
Ini adalah inti perdebatan. Latensi adalah waktu tunda antara gerakan tangan hingga aksi muncul di layar.
Mouse gaming wireless premium saat ini sudah mencapai tingkat latensi yang sangat rendah, bahkan menyamai mouse berkabel (1 milidetik atau kurang). Mereka menggunakan teknologi canggih yang membuat perbedaan latensi antara wired dan wireless tidak signifikan bagi kebanyakan gamer.
Tapi, pro player di turnamen besar seringkali tetap memilih mouse berkabel. Kenapa? Bukan karena latensi, melainkan karena ketahanan baterai dan keandalan. Tidak ada yang mau risiko baterai mati di babak final, meskipun mouse nirkabel saat ini sudah sanggup bertahan puluhan hingga ratusan jam.
Kesimpulan untuk Calon Pembeli:
-
Jika mengutamakan meja rapi, mobilitas, dan pengalaman bebas kabel, dan punya budget cukup untuk model premium: Pilih Wireless.
-
Jika mengutamakan stabilitas 100%, performa zero delay mutlak tanpa risiko charging, dan harga yang lebih ramah di kantong: Mouse Berkabel masih merupakan pilihan mouse gaming terbaik yang logis dan andal.



