Rambut Kusut Saat Dikeriting? Yuk, Intip Cara Styling Tanpa Drama dengan Hair Curler!

Sumber gambar utama: mammuth via iStock
Rambut keriting memang bisa bikin penampilan kamu makin standout, tapi siapa yang nggak panik kalau rambut malah jadi kusut, kering, atau bahkan rusak setelah di-styling? Banyak yang mengira kuncinya cuma di alat hair curler yang bagus, padahal teknik dan perawatan sebelum serta sesudah styling juga punya peran penting banget. Supaya hasilnya tetap kece tanpa merusak rambut, yuk simak panduan aman berikut ini!
Kenali Jenis Rambut Sebelum Gunakan Hair Curler
Sebelum kamu mulai menggulung rambut dengan hair curler, penting banget untuk tahu jenis rambutmu sendiri. Rambut lurus, bergelombang, atau keriting punya kebutuhan suhu dan perlakuan yang berbeda. Misalnya, rambut halus cenderung lebih sensitif terhadap panas, jadi cukup gunakan suhu rendah di bawah 180°C. Sedangkan untuk rambut tebal atau kasar, suhu 180–210°C masih aman selama tidak terlalu lama dipanaskan.
Selain itu, pastikan rambut kamu dalam keadaan kering sepenuhnya sebelum di-styling. Rambut basah yang terkena panas tinggi bisa menyebabkan kerusakan permanen pada kutikula rambut. Jadi, jangan asal buru-buru ya!
Gunakan Heat Protectant Sebelum Styling
Sumber gambar: Cicy via iStock
Kalau kamu sering pakai hair curler, produk heat protectant wajib banget ada di meja rias kamu. Fungsinya untuk melindungi rambut dari panas berlebih yang bisa bikin rambut kusam dan bercabang. Cukup semprotkan secara merata ke seluruh helai rambut sebelum proses pengeritingan.
Kamu juga bisa memilih produk yang sekaligus mengandung vitamin E atau argan oil agar rambut tetap lembap dan mudah diatur. Dengan begitu, hasil ikal akan terlihat lebih lembut, natural, dan tidak mudah kusut.
Pilih Hair Curler Berkualitas dan Sesuaikan Tekniknya
Tidak semua hair curler diciptakan sama. Ada yang berbahan keramik, turmalin, hingga titanium. Untuk kamu yang punya rambut rapuh atau diwarnai, pilih hair curler dengan lapisan keramik karena panasnya lebih merata dan lembut di rambut. Sementara itu, bahan titanium cocok untuk kamu yang punya rambut tebal karena bisa menghasilkan suhu lebih stabil dan cepat.
Selain alat, teknik menggulung rambut juga menentukan hasil. Pastikan kamu mengambil bagian rambut yang tidak terlalu tebal agar panas meresap dengan merata. Gulung perlahan dari tengah rambut ke ujung, tahan 5–10 detik saja, lalu lepaskan dengan hati-hati. Hindari menarik atau memutar terlalu kuat karena bisa bikin rambut patah.
Rawat Rambut Setelah Dikeriting
Sumber gambar: iprogressman via iStock
Selesai styling, bukan berarti perawatan berhenti di situ. Gunakan serum atau minyak rambut untuk menutrisi dan menjaga kelembapan rambut setelah terpapar panas. Hindari mencuci rambut langsung setelah pengeritingan, karena ini bisa membuat bentuk ikal cepat hilang dan rambut jadi kering.
Selain itu, cobalah masker rambut minimal seminggu sekali agar rambut tetap sehat dan kuat. Pilih masker dengan kandungan keratin atau aloe vera untuk membantu memperbaiki kerusakan rambut akibat panas alat styling. Dengan perawatan rutin, rambut kamu tetap lembut, berkilau, dan bebas kusut meski sering menggunakan hair curler.
Sekarang kamu tahu, ternyata punya rambut keriting indah itu nggak harus mengorbankan kesehatan rambut. Asalkan kamu tahu cara dan produk yang tepat, styling bisa tetap aman tanpa drama rambut rusak.
Kamu lagi cari hair curler yang berkualitas? Berikut KuyBeli punya beberapa rekomendasinya untukmu:






