7 Jenis Mata Gerinda dan Fungsinya yang Harus Kamu Ketahui

Sumber gambar utama: Andrei310 via iStock
Mesin gerinda tangan bisa dibilang sahabat sejati buat kamu yang sering berkutat dengan pekerjaan logam, kayu, atau bangunan. Tapi tahukah kamu, hasil kerja mesin gerinda nggak cuma tergantung dari kecepatan atau daya mesinnya, tapi juga dari jenis mata gerinda yang kamu pakai.
Yup, pemilihan mata gerinda yang tepat bisa bikin hasil potongan lebih rapi, proses lebih cepat, dan tentu saja, alatmu lebih awet. Yuk, kenali 7 jenis mata gerinda dan fungsinya yang wajib kamu tahu biar nggak salah pilih!
1. Mata Gerinda Potong (Cutting Wheel)
Jenis mata gerinda ini paling sering digunakan, terutama buat memotong logam, pipa, dan plat baja. Dengan ketebalan yang tipis dan tepi yang tajam, mata gerinda potong mampu menghasilkan potongan presisi tanpa banyak percikan api.
Kamu bisa menemukan berbagai ukuran dan bahan, seperti mata gerinda stainless atau baja karbon. Pastikan kamu menyesuaikan jenis mata gerinda dengan material yang akan dipotong agar hasilnya maksimal dan aman digunakan pada mesin gerinda tangan.
2. Mata Gerinda Asah (Grinding Wheel)
Sumber gambar: Nikola Milosevic via iStock
Berbeda dari mata potong, mata gerinda asah memiliki permukaan kasar yang berfungsi untuk mengikis, meratakan, atau menghaluskan permukaan logam. Selain itu, mata gerinda asah juga bisa dipakai untuk membentuk benda kerja sesuai kebutuhan. Karena bentuk dan teksturnya yang kuat, mata gerinda ini cocok untuk pekerjaan berat yang membutuhkan tenaga besar dari mesin gerinda tangan.
3. Mata Gerinda Serat (Fiber Disc)
Kalau kamu sering mengerjakan proyek finishing, mata gerinda serat wajib kamu punya. Fungsinya adalah untuk menghaluskan permukaan logam setelah proses pemotongan atau pengelasan.
Mata gerinda serat terbuat dari bahan aluminum oxide atau zirconia alumina yang mampu memberikan hasil halus dan bersih. Penggunaannya ideal untuk mendapatkan hasil akhir yang mengilap tanpa merusak permukaan bahan.
4. Mata Gerinda Batu (Diamond Wheel)
Seperti namanya, mata gerinda ini dilapisi butiran berlian sintetis yang super keras. Biasanya digunakan untuk memotong material keras seperti keramik, granit, marmer, atau kaca.
Diamond wheel punya daya tahan tinggi dan hasil potongan yang rapi banget. Tapi, karena ketahanannya luar biasa, harganya juga cenderung lebih tinggi dibanding jenis mata gerinda lainnya.
5. Mata Gerinda Kipas (Flap Disc)
Sumber gambar: Rouzes via iStock
Jenis mata gerinda ini memiliki bentuk seperti kipas yang tersusun dari lembaran amplas. Mata gerinda kipas berfungsi untuk mengikis sekaligus menghaluskan permukaan logam.
Keunggulannya ada pada hasil yang lebih halus dibandingkan mata gerinda asah, sehingga cocok buat kamu yang ingin hasil finishing cepat dan rapi tanpa harus mengganti banyak alat.
6. Mata Gerinda Amplas (Sanding Disc)
Mata gerinda ini digunakan untuk mengamplas permukaan kayu, logam, atau bahkan cat lama. Permukaannya dilapisi bahan abrasif yang bisa disesuaikan dengan tingkat kekasaran yang kamu butuhkan.
Biasanya dipasangkan pada pad khusus agar proses pengamplasan lebih stabil dan halus. Cocok banget buat kamu yang suka bikin custom furniture atau proyek DIY di rumah.
7. Mata Gerinda Serabut (Wire Brush Wheel)
Terakhir, ada mata gerinda serabut yang berfungsi untuk membersihkan karat, cat, atau kotoran tebal di permukaan logam. Mata gerinda ini terdiri dari kawat baja lentur yang berputar cepat untuk mengikis permukaan tanpa merusaknya.
Jenis ini sering dipakai sebelum proses pengecatan atau pengelasan, agar hasil pekerjaan jadi lebih bersih dan rapi.
Nah, itu dia 7 jenis mata gerinda dan fungsinya yang wajib kamu tahu sebelum mulai proyek pertukangan atau perbaikan di rumah. Dengan memilih mata gerinda yang tepat, mesin gerinda tangan kamu bisa bekerja lebih efisien dan hasilnya pun lebih maksimal.
Kamu sedang mencari mesin gerinda tangan yang berkualitas? Berikut KuyBeli punya beberapa rekomendasinya yang bisa kamu pertimbangkan:





