Cara Menaruh Kulkas Kecil yang Benar supaya Tidak Cepat Rusak

sumber gambar utama: valeriysurujiu via istockphoto.com
Kulkas kecil sering jadi pilihan pas buat kamar kos, apartemen, atau dapur minimalis. Tapi siapa sangka, posisi saat kamu menaruh kulkas bisa menentukan seberapa dingin dan awet alat ini bekerja.
Banyak orang asal letak kulkas di pojokan tanpa mikir arah sirkulasi udara atau kestabilan lantainya. Padahal, cara sederhana ini bisa jadi penyebab kulkas cepat rusak atau boros listrik.
Yuk, pelajari posisi yang benar untuk menaruh kulkas kecil supaya tetap dingin maksimal dan tahan lama.
1. Beri Jarak dari Dinding dan Sekitarnya
Kulkas butuh ruang buat buang panas dari bagian belakangnya. Kalau kamu tempelkan terlalu rapat ke tembok, udara panas akan terjebak dan bikin kompresor kerja ekstra keras.
Idealnya, beri jarak sekitar 10–15 cm dari dinding belakang dan sisi kanan-kiri kulkas. Dengan begitu, sirkulasi udara bisa lancar dan suhu di dalam kulkas tetap stabil.
2. Pastikan Lantai Rata dan Kokoh
Kulkas yang miring bikin oli di dalam kompresor nggak mengalir dengan baik. Akibatnya, proses pendinginan terganggu dan suara mesin bisa jadi lebih bising.
Pastikan lantai tempat kulkas berdiri benar-benar rata dan kuat. Kalau perlu, pakai alas karet agar kulkas nggak licin dan getarannya berkurang saat mesin menyala.
3. Hindari Area yang Panas atau Lembap
Banyak orang menaruh kulkas kecil di dekat kompor, rice cooker, atau bahkan jendela yang kena sinar matahari langsung. Ini kesalahan besar. Panas dari luar bikin kompresor kulkas bekerja lebih keras buat menjaga suhu dingin di dalam.
Sebaiknya, taruh kulkas di ruangan dengan suhu normal dan jauh dari sumber panas. Hindari juga area lembap seperti kamar mandi atau ruang cuci supaya tidak muncul karat di bodinya.
4. Jangan Tutupi Ventilasi Kulkas
sumber gambar: surachetsh via istockphoto.com
Kulkas punya lubang ventilasi di bagian belakang atau samping untuk melepas panas. Kadang pengguna nggak sadar, ventilasi ini tertutup tumpukan kardus, kain, atau benda lain.
Pastikan area di sekitar ventilasi bersih dan tidak terhalang apapun. Biarkan udara bebas keluar masuk supaya sistem pendingin kulkas bisa bekerja dengan optimal.
5. Jangan Langsung Nyalakan Setelah Dipindahkan
Kalau kamu baru beli kulkas atau baru memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain, jangan langsung colok listrik. Biarkan kulkas berdiri tegak selama 2–3 jam dulu.
Langkah ini penting supaya oli dan freon di dalam kompresor bisa kembali ke posisi semula. Kalau langsung dinyalakan, risikonya sistem pendingin bisa rusak permanen.
6. Jaga Ruang di Sekitar Pintu
Kulkas kecil kadang ditaruh di pojok sempit sehingga pintunya susah dibuka lebar. Padahal, ini bikin karet pintu cepat rusak karena sering ketarik.
Sediakan ruang cukup di bagian depan kulkas agar pintu bisa terbuka penuh tanpa hambatan. Ini juga bantu aliran udara masuk saat kamu masukkan atau keluarkan makanan.
Tips Tambahan agar Kulkas Kecil Lebih Awet
sumber gambar: fabrikacr via istockphoto.com
Bersihkan bagian belakang kulkas tiap 2–3 bulan dari debu.
Jangan isi terlalu penuh agar sirkulasi udara di dalamnya lancar.
Gunakan stabilizer kalau tegangan listrik di rumah sering naik-turun.
Kulkas kecil bisa jadi sahabat hemat energi kalau kamu tahu cara memperlakukannya dengan benar.
Saatnya Punya Kulkas Kecil yang Efisien dan Awet
Kalau kamu sering merasa kulkas cepat panas atau nggak sedingin dulu, bisa jadi karena penempatannya kurang tepat. Kadang, ganti posisi aja sudah cukup memperbaiki performanya. Tapi kalau kulkas sudah berumur, mungkin memang waktunya ganti yang baru.
Lagi cari kulkas kecil yang hemat ruang tapi tetap dingin maksimal? Cek pilihan kulkas mini dan kulkas satu pintu terbaik di sini.




