Ini Alasan Sunscreen Wajib Dipakai Setiap Hari Meskipun di Dalam Ruangan atau Cuaca Mendung!

sumber gambar: Canva Studio via pexels
Pernah dengar celotehan ini: "Ah, hari ini kan mendung, enggak usah pakai sunscreen wajah deh," atau "Buat apa pakai sunscreen harian kalau cuma di dalam kamar saja?"
Anggapan seperti ini sangat populer. Sayangnya, ini adalah salah satu mitos terbesar dalam dunia skincare yang bisa merugikan kulit jangka panjang. Baik cewek maupun cowok, semua wajib tahu fakta krusial ini: perlindungan kulit dari sinar matahari adalah kebutuhan 365 hari setahun, tanpa terkecuali.
Mari kita bongkar mengapa sunscreen harus menjadi langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit setiap pagi, terlepas dari aktivitas di luar atau di dalam ruangan.
Fakta #1: Kenalan dengan Dua Sinar Utama – UV-A dan UV-B
Sinar matahari menghasilkan dua jenis radiasi utama yang perlu kita waspadai:
-
UV-B (Burning): Sinar ini bertanggung jawab atas kulit terbakar (sunburn) dan berkontribusi besar pada kanker kulit. Kabar baiknya, sebagian besar sinar UV-B ini bisa diserap oleh awan tebal.
-
UV-A (Aging): Ini adalah biang keladi penuaan dini (kerutan, garis halus, dan flek hitam). Yang mengerikan? Sinar UV-A ini bisa menembus awan dan kaca jendela rumah atau mobil.
Saat kita memutuskan untuk tidak memakai sunscreen karena cuaca mendung, kita mungkin terlindungi dari UV-B. Namun, kita membiarkan UV-A bekerja bebas merusak kolagen dan elastin di lapisan kulit terdalam. Jadi, meski tidak terasa panas, proses penuaan dan pembentukan noda hitam terus berjalan.
Keyword Fokus: sunscreen wajah, sunscreen harian, UV-A tembus kaca, anti aging, flek hitam
Fakta #2: Ancaman Dari Dalam Ruangan Jauh Lebih Nyata
sumber gambar: Tima Miroshnichenko via pexels
Mungkin kita berpikir di dalam kantor atau rumah sudah aman. Kenyataannya? Tidak sepenuhnya.
-
Kaca Jendela Bukan Pelindung Sempurna: Kaca jendela standar (yang ada di rumah, kantor, atau mobil) sangat baik dalam memblokir sinar UV-B. Namun, ia tidak efektif memblokir UV-A. Jika tempat kita bekerja atau beraktivitas berada di dekat jendela (terutama saat jam 10 pagi hingga 4 sore), kulit kita terus-menerus terpapar dosis UV-A.
-
Paparan Blue Light (Sinar Biru): Seharian di depan layar laptop, ponsel, atau tablet? Perangkat ini memancarkan blue light. Meskipun intensitasnya jauh lebih rendah dari matahari, paparan kumulatif dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan radikal bebas dan memperparah masalah hiperpigmentasi (flek). Banyak sunscreen terbaik masa kini juga sudah dilengkapi proteksi terhadap blue light.
Fakta #3: Perlindungan Adalah Investasi Anti-Kanker Kulit
Ini adalah alasan terpenting mengapa sunscreen harus dipakai setiap hari. Selain masalah estetika seperti kulit kusam atau penuaan dini, penggunaan tabir surya secara teratur telah terbukti signifikan menurunkan risiko terkena kanker kulit.
Tidak peduli seberapa gelap atau terangnya warna kulit kita, risiko terkena kanker kulit tetap ada. Sinar UV tidak membeda-bedakan. Dengan memilih sunscreen yang memiliki spektrum luas (broad spectrum) dan minimal SPF 30, kita sudah melakukan investasi terbaik untuk kesehatan kulit.
Kesimpulan: Cukup Oleskan Dua Ruas Jari!
sumber gambar: Ron Lach via pexels
Jangan pernah melewatkan langkah sunscreen harian di pagi hari. Ingat, proses penuaan dan kerusakan kulit akibat sinar matahari bersifat kumulatif dan tidak terlihat seketika.
Oleskan sunscreen wajah setebal dua ruas jari pada wajah, leher, dan telinga. Pilih formula yang paling nyaman di kulit, baik itu yang bertekstur gel ringan untuk kulit cowok yang cenderung berminyak, maupun formula cream yang melembapkan untuk kulit kering.
Waktu terbaik untuk merawat kulit adalah saat ini. Perlindungan maksimal dimulai dengan konsistensi!
Untuk Perempuan
Untuk Laki-laki






