Hal Penting Saat Menggunakan Kompor Listrik 1 Tungku yang Sering Diabaikan

sumber gambar utama: supersmario via istockphoto.com
Kompor listrik 1 tungku sekarang jadi pilihan banyak orang, terutama buat kamu yang tinggal di kos, apartemen, atau rumah mungil. Desainnya ringkas, tinggal colok, langsung bisa masak tanpa ribet gas elpiji. Tapi meski kelihatannya simpel, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan biar pemakaiannya tetap aman, efisien, dan awet.
Kenali Daya Kompor Sebelum Dipakai
Kesalahan paling umum adalah langsung pakai tanpa lihat kebutuhan dayanya. Kompor listrik 1 tungku biasanya punya daya antara 600–1000 watt. Kalau kamu colok ke stop kontak yang sama dengan kulkas atau dispenser, bisa bikin MCB turun. Jadi pastikan kamu tahu kapasitas daya rumahmu dulu sebelum nyalain kompor.
Kalau sering masak cepat dengan daya tinggi, pilih kompor yang punya pengaturan panas bertingkat. Fungsinya biar kamu bisa atur konsumsi listrik sesuai kebutuhan, nggak boros, tapi tetap efisien.
Gunakan Peralatan Masak yang Tepat
sumber gambar: adhi syailendra via istockphoto.com
Nggak semua panci dan wajan cocok buat kompor listrik. Permukaan bawah alat masak harus rata dan menempel sempurna ke pelat panas. Kalau permukaannya melengkung atau cekung, panas nggak akan menyebar rata dan bikin energi terbuang percuma.
Bahan terbaik biasanya stainless steel atau cast iron yang bisa menghantarkan panas dengan baik. Hindari alat masak berbahan plastik atau aluminium tipis karena bisa cepat rusak atau meleleh kalau dipakai terlalu lama.
Jangan Ditinggal Saat Kompor Menyala
Kompor listrik memang lebih aman dibanding gas karena nggak ada api terbuka. Tapi bukan berarti bisa kamu tinggal seenaknya. Kalau pelat panasnya menyala terus tanpa beban, suhu bisa naik terlalu tinggi dan bikin elemen pemanas cepat rusak. Selain itu, kalau makanan lupa dimatikan, bisa gosong atau bahkan bahaya kalau air tumpah ke permukaan panas.
Kuncinya: selalu matikan setelah selesai, dan tunggu beberapa menit sampai dingin sebelum kamu bersihkan.
Bersihkan Setelah Kompor Dingin
Banyak orang asal lap permukaan kompor langsung setelah masak, padahal pelatnya masih panas. Hasilnya? Lap bisa meleleh, meninggalkan noda membandel di permukaan, atau malah bikin goresan halus yang lama-lama bikin tampilannya kusam.
Tunggu sampai benar-benar dingin, baru bersihkan pakai kain lembap. Kalau ada sisa minyak, tambahkan sedikit cuka atau sabun cair lembut. Hindari pembersih abrasif karena bisa merusak lapisan pelindung di atas elemen pemanas.
Letakkan di Permukaan yang Stabil dan Kering
Kompor listrik itu sensitif terhadap air dan kelembapan. Sebelum dipakai, pastikan meja dapurmu rata, kering, dan tahan panas. Jangan taruh di dekat wastafel atau area yang sering kena cipratan air. Kalau kabel atau colokannya basah, bisa menyebabkan korsleting atau gangguan arus listrik.
Kamu juga bisa pakai alas silikon atau tatakan tahan panas di bawahnya supaya meja tetap aman dari panas sisa pelat kompor.
Gunakan Stop Kontak Berkualitas
sumber gambar: jann huizenga via istockphoto.com
Kompor listrik 1 tungku butuh arus stabil. Jadi jangan pakai terminal colokan murahan atau sambungan kabel panjang yang nggak jelas kapasitasnya. Stop kontak yang longgar bisa bikin panas berlebih di colokan dan menimbulkan risiko kebakaran kecil. Gunakan stop kontak standar SNI yang kuat menahan daya tinggi.
Kalau kamu sering masak di dapur sempit atau area tanpa colokan dekat, pertimbangkan beli kompor listrik portable dengan kabel pendek tapi bodi ringan jauh lebih aman dan fleksibel.
Kompor Listrik Aman Kalau Kamu Tahu Cara Pakainya
Kompor listrik 1 tungku itu alat yang praktis, tapi tetap butuh perhatian. Dengan cara pakai yang benar, kamu bisa masak lebih efisien, hemat daya, dan bebas risiko korslet. Kalau kamu lagi cari kompor yang aman, mudah dibersihkan, dan bisa dipakai di mana aja, coba produk kompor listrik berikut ini. Desainnya ringkas, hemat daya, dan cocok banget buat dapur kecil atau kosan.
Klik di sini untuk lihat detail produk dan mulai masak lebih praktis sekarang.



