5 Kesalahan Pakai Vacuum Cleaner yang Bikin Tenaganya Cepat Lemah

sumber gambar utama: O2O creative via istockphoto.com
Kamu pernah ngerasa vacuum cleaner udah disedot maksimal, tapi debunya kayak nggak keangkat semua? Bisa jadi bukan alatnya yang jelek, tapi cara pakainya yang salah. Banyak orang nggak sadar kalau kebiasaan kecil waktu bersihin rumah bisa bikin tenaga vacuum cepat lemah, bahkan rusak sebelum waktunya.
1. Nggak Pernah Bersihin Filter
Filter itu jantungnya vacuum cleaner. Kalau kotor, aliran udara jadi tersumbat dan daya sedotnya langsung drop. Idealnya, filter dibersihin tiap 2–3 kali pemakaian, terutama kalau kamu sering bersihin debu halus kayak di kamar tidur atau sofa.
Kalau filternya bisa dicuci, bilas pakai air mengalir lalu keringin sempurna sebelum dipasang lagi. Kalau enggak, cukup ketuk ringan di tempat sampah buat buang debunya. Jangan maksa pakai filter basah itu bikin motor cepat panas.
2. Kantong Debu atau Dust Cup Penuh Terus
Banyak orang mikir, “Ah, nanti aja kosonginnya sekalian penuh banget.” Padahal kalau debu udah numpuk, ruang hisap di vacuum jadi sempit. Motor kerja lebih keras, daya sedot turun, dan umur mesin jadi lebih pendek. Biasain buang isi kantong atau cup tiap udah 70–80% penuh. Selain lebih bersih, debu juga nggak gampang nyebar lagi waktu nyedot.
3. Sedot Barang yang Nggak Sepantasnya
sumber gambar: serebryannikov via istockphoto.com
Vacuum itu bukan alat untuk “apa aja bisa disedot”. Barang kayak serpihan logam, air, atau serpihan kaca bisa bikin pisau baling-baling rusak dan nyumbat sistem. Kecuali kamu pakai wet and dry vacuum, hindari cairan sama benda tajam. Kalau nggak yakin, mending sapu dulu area itu sebelum pakai vacuum.
4. Nggak Rawat Sikat dan Selang
Sikat dan selang itu bagian paling sering dilupain padahal pengaruh besar ke performa. Rambut, benang, dan debu tebal bisa nyangkut di roller brush, bikin gerakannya berat. Selang juga bisa tersumbat kalau ada kotoran besar yang nyangkut di dalam. Setiap minggu, cek bagian sikat dan selang, bersihin pakai tusuk kayu atau sikat kecil. Simple, tapi efeknya besar buat tenaga sedot vacuum kamu.
5. Colok ke Listrik yang Nggak Stabil
Buat kamu yang tinggal di daerah dengan voltase naik-turun, ini penting. Listrik yang nggak stabil bisa bikin motor cepat panas dan performa drop. Kalau bisa, pakai stabilizer kecil biar aliran listriknya aman. Apalagi kalau vacuum kamu model cordless biasain juga isi baterainya sampai penuh sebelum dipakai, dan jangan dibiarkan kosong kelamaan.
Biar Vacuum Cleaner Awet dan Maksimal
sumber gambar: thammasak_chuenchom via istockphoto.com
Kalau kamu lagi cari vacuum baru, pertimbangin model yang punya filter HEPA dan daya minimal 600 watt ideal buat rumah ukuran sedang. Selain itu, pilih yang mudah dibersihin dan punya spare part yang gampang dicari. Kamu juga bisa cari vacuum dengan auto power control biar motor nggak kerja terlalu berat saat nyedot kotoran tebal.
Vacuum cleaner itu investasi kecil buat kenyamanan rumah. Tapi biar nggak buang uang percuma, rawat dengan benar dan hindari lima kesalahan di atas. Cek rekomendasi vacuum cleaner terbaik yang awet, kuat, dan mudah dirawat biar bersih-bersih makin gampang!




