Stop Bingung! Ini Bedanya Sleeping Mask dan Night Cream

user avatar
aldea·10/17/2025T09:08Z
点赞
Stop Bingung! Ini Bedanya Sleeping Mask dan Night Cream

sumber gambar: Monstera Production via pexels

Pernah dengar pertanyaan ini: Sebenarnya apa sih bedanya sleeping mask dan night cream? Keduanya sama-sama dipakai di malam hari, sama-sama bikin kulit lembap. Lalu, kenapa harus punya dua-duanya?

Nah, meskipun fungsinya mirip, yaitu mengunci kelembapan dan menutrisi kulit selama tidur, ada tiga hal utama yang membedakan duo perawatan malam ini.

1. Kekuatan Hidrasi dan 'Kunci' Maksimal

Anggap saja rutinitas skincare kita sebagai konstruksi rumah. Night cream (krim malam) itu seperti semen yang merekatkan bata, yaitu melembapkan dan memperbaiki kulit setiap hari.

Sementara sleeping mask adalah lapisan cat pelindung yang tebal dan khusus. Masker tidur ini dirancang dengan formula oklusif (membentuk lapisan luar) yang lebih kuat. Lapisan ini berfungsi ganda: Pertama, mencegah air (dan semua bahan aktif serum di bawahnya) menguap saat tidur (terutama buat yang tidur di ruangan ber-AC). Kedua, menghalau debu atau kotoran. Inilah yang membuat efek kelembapannya terasa jauh lebih intens saat bangun pagi.

2. Konsentrasi Bahan Aktif & Tekstur

3a4bd49e-3b89-48bc-9a7c-24c593e2ef6b.jpeg

sumber gambar: Alena Darmel via pexels

Krim malam biasanya memiliki tekstur krim yang lembut, dan diformulasikan untuk penggunaan rutin harian. Kandungan aktifnya dirancang untuk perbaikan jangka panjang yang lembut.

Sebaliknya, sleeping mask sering hadir dalam tekstur gel atau water-based yang ringan dan cepat menyerap, tetapi dengan konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi. Bahan-bahan seperti Hyaluronic Acid dosis tinggi, antioksidan, atau bahan pencerah, sering "diisi" lebih banyak ke dalam sleeping mask untuk memberikan efek booster dalam semalam.

3. Frekuensi Penggunaan yang Ideal

Inilah perbedaan paling mencolok.

Karena night cream bersifat lebih lembut dan basic, ia aman dan dianjurkan dipakai setiap malam sebagai penutup rutinitas.

Sedangkan sleeping mask, dengan kekuatan hidrasi dan konsentrasi bahan aktif yang tinggi, sebaiknya hanya digunakan 2 hingga 3 kali dalam seminggu saja. Pemakaian berlebihan justru berpotensi membuat kulit terlalu "penuh" dan memicu masalah, terutama bagi kulit berminyak.

Kesimpulan untuk Calon Pembeli

Jadi, kalau kulit terasa kusam, dehidrasi parah, atau butuh booster sebelum acara penting, pilih sleeping mask. Tapi kalau tujuannya hanya menjaga kelembapan dasar dan mengunci skincare harian, night cream sudah lebih dari cukup. Keduanya punya peran penting, tinggal sesuaikan saja dengan kondisi kulit malam itu. Kulit glowing besok pagi? Bukan lagi mimpi!

Artikel Terkait

Sumber gambar: Artursafronovvvv via Freepik.comMerawat kulit wajah di malam hari sangatlah penting agar kulit tetap sehat, lembap, dan segar saat bangun tidur. Setelah seharian terpapar polusi, sinar matahari, dan produk makeup, kulit perlu
Urutan Skincare Malam yang Benar Agar Kulit Wajah Sehat Selalu

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

sumber gambar: Jan Krnc via pexelsMenghabiskan waktu di luar ruangan atau sekadar bersantai di teras rumah seringkali terganggu oleh kehadiran nyamuk dan serangga kecil lainnya. Banyak orang mengandalkan insect repellent untuk melindungi di
Jangan Asal Semprot! Ini Tips Memilih Insect Repellent yang Aman dan Tidak Lengket di Kulit
sumber gambar: cottonbro studioMemiliki rambut yang tampak bervolume dan rapi setiap hari kini bukan lagi sekadar impian berkat hadirnya teknologi sisir angin modern. Bagi kamu yang sering menata rambut, memilih antara Remington Keratin Pro
Duel Styler Sultan Remington: Keratin Protect atau Illusion Airstyler? Ini Perbandingannya!
sumber gambar: Godisable Jacob via pexelsMemiliki rambut indah bervolume ala selebgram kini bukan lagi sekadar impian yang hanya bisa didapatkan di salon mahal. Tren gaya rambut keriting yang terlihat natural dan effortless semakin digemari
Inspirasi Rambut Keriting Natural ala Selebgram? Cukup Pakai Catokan di Rumah!