Ambil Foto Bulan Purnama Dramatis? Ini Pilihan Lensa Telephoto-nya!

user avatar
aldea·10/09/2025T04:48Z
点赞
Ambil Foto Bulan Purnama Dramatis? Ini Pilihan Lensa Telephoto-nya!

sumber gambar: Josue Soto via unsplash

Momen munculnya bulan purnama selalu memukau. Banyak yang mencoba mengabadikannya, namun sayangnya, hasil foto bulan di kamera seringkali hanya berupa titik kecil yang jauh dari kesan dramatis. Ini bukan karena kebetulan, melainkan karena kesalahan fundamental dalam pemilihan lensa kamera. Untuk mendapatkan foto bulan purnama yang besar, detail, dan terasa dekat, kita wajib beralih ke lensa telephoto.

Focal Length: Kunci Astrofotografi Jarak Jauh

409df0d3-13b8-4602-b6fc-b53fe5f0d14c.jpeg

sumber gambar: Ilya Mirnyy via unsplash

Di dunia astrofotografi, Bulan memang objek yang sangat terang, tapi ukurannya sangat kecil di frame kita. Jadi, masalah utama bukanlah mencari cahaya (aperture lebar), melainkan mencari perbesaran (magnification). Di sinilah fungsi lensa kamera telephoto menjadi mutlak.

Lupakan lensa 50mm. Untuk membuat Bulan terlihat besar dan mengisi frame, minimal kita butuh lensa tele dengan jangkauan 300mm ke atas. Lensa 400mm atau 600mm akan memberikan detail kawah yang ekstrem, mengubah foto bulan biasa menjadi foto bulan purnama yang dramatis dan penuh tekstur.

Pilihan populer adalah lensa zoom dengan rentang panjang seperti 100−400mm. Lensa ini serbaguna dan memungkinkan kita mengatur komposisi, misalnya membiarkan Bulan sedikit lebih kecil untuk menunjukkan konteks pepohonan atau siluet gedung.

Ketajaman Bukan Aperture

9648a19d-232f-44d7-8173-6656018f0988.jpeg

sumber gambar: René A. Da Rin via pexels

Ketika memotret Bulan—kecuali saat gerhana bulan total di mana cahayanya sangat redup—kita tidak perlu aperture super lebar (f/2.8). Justru, untuk mencapai ketajaman optimal pada lensa telephoto, sebaiknya kita menutup aperture sedikit, misalnya ke f/8 atau f/11. Pengaturan ini akan memastikan setiap detail kawah tertangkap dengan tajam.

Terakhir, dalam teknik fotografi jarak jauh, stabilitas adalah segalanya. Lensa tele yang panjang sangat sensitif terhadap getaran. Pastikan selalu menggunakan tripod yang kokoh dan menekan shutter menggunakan timer atau remote release. Dengan jenis lensa kamera telephoto yang tepat dan teknik fotografi yang sabar, foto bulan yang dramatis bukan lagi mimpi, tetapi kenyataan yang bisa dicetak.

Artikel Terkait

sumber gambar: George Pak via pexelsSebagai pemula dalam dunia fotografi, Kamu mungkin fokus pada pengaturan eksposur atau komposisi yang sempurna. Namun, ada satu hal penting yang sering diabaikan: keamanan kamera! Banyak fotografer pemula
Awas Kamera Jatuh! Kenapa Neck Strap Lebih Aman dari Hand Strap?
sumber gambar: Caleb Oquendo via pexelsSaat traveling, membawa perlengkapan yang ringkas adalah kuncinya. Lensa 35mm, terutama yang memiliki aperture lebar, adalah pilihan prima karena ukurannya yang seringkali kecil dan ringan, membuatnya
Traveling Anti-Ribet, Ubah Lensa 35mm Jadi Senjata Fotografi Andalanmu!

Artikel TerbaruLihat lebih banyak

sumuber gambar: energepic.com via pexelsSiapa bilang tampil keren dengan teknologi terbaru harus merogoh kocek jutaan rupiah? Saat ini banyak tersedia alternatif smartwatch murah yang desainnya tidak kalah elegan dari brand besar seperti Ap
Cuma 200 Ribuan! Ini 3 Smartwatch Murah dengan Fitur Bluetooth Call dan Sensor Kesehatan Akurat
Sumber gambar utama: olezzo via iStockModem wifi menjadi alat utama saat kamu menjalani WFA karena semua pekerjaan bergantung pada koneksi internet yang stabil. Banyak orang merasa sudah cukup hanya dengan menyalakan perangkat tanpa memaham
01/13/2026T04:44Z
5 Kesalahan Penggunaan Modem WIFI Saat WFA
sumber gambar: YouTubeBagi para penggiat aktivitas luar ruang, memilih perangkat yang tangguh di pergelangan tangan bukan sekadar soal gaya saja. Memilih instrumen yang tepat antara Amazfit T-Rex 3 dan varian Pro menjadi krusial karena seti
Amazfit T-Rex 3 vs T-Rex 3 Pro, Mana Smartwatch Outdoor Terbaik untuk Petualanganmu?